Cara Membuat Database MySQL di cPanel
Database MySQL itu tempat penyimpanan data website kamu. Kalau pakai WordPress, Joomla, atau aplikasi web lain yang butuh database, kamu wajib bikin database dulu sebelum instalasi. Proses pembuatannya mudah dan cuma butuh beberapa menit.
Langkah-Langkah Membuat Database
1. Buka MySQL Databases
- Login ke cPanel hosting Satelitweb
- Cari bagian DATABASES
- Klik MySQL Databases
2. Buat Database Baru
- Di bagian Create New Database, ketik nama database yang kamu inginkan
- Nama database biasanya ditambah prefix username cPanel, jadi hasilnya seperti username_namadb
- Klik Create Database
- Akan muncul konfirmasi database berhasil dibuat
- Klik Go Back untuk kembali
3. Buat User Database
Database dan user itu terpisah. Kamu harus buat user dulu baru bisa mengakses database.
- Scroll ke bagian MySQL Users
- Di Add New User, ketik username yang diinginkan
- Buat password yang kuat. Klik Password Generator untuk generate otomatis
- Catat atau simpan password ini karena akan dibutuhkan nanti
- Klik Create User
4. Hubungkan User ke Database
- Scroll ke bagian Add User To Database
- Pilih user yang baru dibuat dari dropdown
- Pilih database yang baru dibuat dari dropdown
- Klik Add
- Di halaman privileges, centang ALL PRIVILEGES untuk memberikan akses penuh
- Klik Make Changes
Selesai! Database kamu sudah siap digunakan.
Informasi yang Perlu Dicatat
Setelah membuat database, catat informasi ini karena akan dibutuhkan saat instalasi aplikasi:
Database Name: username_namadb Database User: username_namauser Database Password: password yang dibuat Database Host: localhost
Di hosting Satelitweb, database host selalu localhost kecuali ada instruksi khusus dari tim support.
Mengakses phpMyAdmin
phpMyAdmin adalah tool untuk mengelola database lewat tampilan visual. Kamu bisa lihat tabel, edit data, jalankan query SQL, import dan export database.
- Di cPanel, cari bagian DATABASES
- Klik phpMyAdmin
- Pilih database di sidebar kiri
- Sekarang kamu bisa lihat dan kelola isi database
Import Database
Kalau kamu pindahan dari hosting lain atau restore backup, kamu perlu import database:
- Buka phpMyAdmin
- Klik database tujuan di sidebar kiri
- Klik tab Import di menu atas
- Klik Choose File dan pilih file SQL dari komputer
- Scroll ke bawah dan klik Go
- Tunggu sampai proses selesai
Ukuran maksimal import via phpMyAdmin biasanya sekitar 50MB sampai 128MB tergantung setting server. Untuk file lebih besar, hubungi support Satelitweb untuk bantuan import via command line.
Export Database
Export berguna untuk backup atau pindah ke hosting lain:
- Buka phpMyAdmin
- Klik database yang mau di-export
- Klik tab Export
- Pilih Quick untuk export cepat atau Custom kalau mau atur opsi
- Format biarkan SQL
- Klik Go
- File SQL akan terdownload
Menghapus Database
- Buka MySQL Databases di cPanel
- Scroll ke bagian Current Databases
- Cari database yang mau dihapus
- Klik Delete di sebelahnya
- Konfirmasi penghapusan
Hati-hati, data yang sudah dihapus tidak bisa dikembalikan. Pastikan sudah backup sebelum menghapus.
Tips Keamanan Database
- Gunakan password yang kuat minimal 16 karakter dengan kombinasi huruf angka dan simbol
- Jangan pakai nama database atau user yang mudah ditebak
- Berikan privilege minimal yang dibutuhkan, tidak harus selalu ALL PRIVILEGES
- Backup database secara rutin
- Jangan share informasi database ke orang yang tidak berkepentingan
Troubleshooting
Error establishing database connection:
- Periksa nama database, username, dan password sudah benar
- Pastikan user sudah ditambahkan ke database
- Cek hostname, biasanya localhost
- Pastikan database tidak kosong atau corrupt
Tidak bisa buat database:
- Mungkin sudah mencapai limit jumlah database di paket hosting
- Nama database mungkin sudah terpakai
- Hubungi support untuk pengecekan
Import gagal:
- File terlalu besar, coba split atau minta bantuan support
- Format file salah, harus SQL
- Ada error di file SQL-nya
Butuh bantuan lebih lanjut soal database? Tim teknis Satelitweb bisa bantu troubleshoot masalah database kamu. Buka tiket support dan lampirkan screenshot error yang muncul.